Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir kepada Almarhum Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu

Headline, Nasional448 Dilihat

Jakarta (IndonesiaXpos) – Presiden Prabowo Subianto menghadiri upacara persemayaman dan pelepasan jenazah Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, pada Senin, 1 Juni 2026. Presiden tiba di Kementerian Pertahanan sekitar pukul 08.25 WIB.

Presiden Prabowo kemudian menuju Ruang Hening untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum. Dalam suasana khidmat, Kepala Negara tampak berdiri sejenak di hadapan jenazah dan berdoa sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara.

Jenazah Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu sebelumnya tiba di Kantor Kementerian Pertahanan pada pukul 07.35 WIB dan disemayamkan di depan Aula Bhinneka Tunggal Ika. Upacara persemayaman dipimpin oleh Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan selaku inspektur upacara.

Almarhum Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu berpulang pada Minggu, 31 Mei 2026. Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai salah satu tokoh militer nasional yang telah mengabdikan diri bagi negara, termasuk saat menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) 2002-2005 dan Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2014–2019.

Setelah upacara persemayaman, jenazah almarhum akan dilepas dari Kementerian Pertahanan menuju Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta. Pelepasan tersebut menjadi bagian dari rangkaian penghormatan terakhir sebelum almarhum dimakamkan secara militer.

Upacara pemakaman militer di TMP Nasional Utama Kalibata rencananya akan dipimpin oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin selaku inspektur upacara. Pemakaman secara militer tersebut merupakan bentuk penghormatan negara kepada seorang prajurit dan negarawan yang telah mendedikasikan hidupnya untuk Indonesia.

Kehadiran Presiden Prabowo dalam prosesi persemayaman ini menjadi wujud penghormatan negara atas jasa dan pengabdian almarhum Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu bagi bangsa dan negara.(BPMI Setpres/IXP)

Komentar