Jakarta (Indonesiaxpos) – Ketua Umum Komunitas Penggerak Potensi Indonesia (KOPSINDO) Drs. Rambun Sumardi, AK, MSi menegaskan bahwa visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto harus diwujudkan dalam langkah konkret dan terukur. Ia mengingatkan agar agenda besar tersebut tidak berhenti pada janji kampanye semata.
Hal itu disampaikan Rambun kepada awak media usai Dialog Nasional Sehari bertema “Mengawal Harapan Tahun 2026: Menakar Kepemimpinan Prabowo–Gibran Menuju Masyarakat Adil Makmur” yang digelar di Aula DHN 45, Gedung Juang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (11/2/2026).
“Asta Cita harus menjadi bukti nyata, bukan sekadar janji kampanye. Rakyat menunggu realisasi, bukan hanya wacana,” ujar Rambun.
Ia menilai kepemimpinan Presiden Prabowo memiliki semangat dan keberanian yang dibutuhkan untuk menjalankan program-program strategis nasional. Namun, menurutnya, keberhasilan hanya dapat dicapai jika ditopang stabilitas nasional yang kuat.
“Ekonomi harus berjalan, politik juga harus stabil. Semua harus bersinergi. Tanpa stabilitas nasional, target pertumbuhan ekonomi 8 persen akan sulit tercapai,” tegasnya.
Dalam forum dialog tersebut, para narasumber dari kalangan akademisi, pengamat ekonomi, politik, hingga pengusaha turut memberikan pandangan mengenai tantangan pemerintahan ke depan. Salah satu sorotan utama adalah pentingnya keberanian pemimpin dalam mengambil risiko demi menjalankan agenda perubahan.
Rambun juga menyinggung sejumlah isu krusial seperti pemberantasan korupsi, pengentasan kemiskinan, serta pembenahan sektor pendidikan. Ia menyebut pendidikan sebagai fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing.
“Kalau pendidikan tidak segera dibenahi, kita tidak akan punya SDM berkualitas. Padahal itu kunci menuju masyarakat adil dan makmur,” katanya.
Sebagai Wakil Sekretaris di salah satu komisi MUI Pusat, Rambun menambahkan bahwa komitmen pemberantasan korupsi juga menjadi harapan besar masyarakat dan harus dituntaskan secara nyata.
Ia berharap kepemimpinan Prabowo–Gibran mampu menjawab harapan publik melalui kerja konkret, sehingga cita-cita bangsa sebagaimana amanat UUD 1945 untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur benar-benar dapat tercapai. (Aft)








Komentar