Jakarta (IndonesiaXpos) – Seorang ibu rumah tangga bernama Ria (51 tahun), warga RT 012 RW 02 BKT Cipinang Muara, Jakarta Timur, menjadi korban hipnotis oleh pria tak dikenal pada Senin (21/10) siang. Akibat kejadian itu, gelang emas seberat 2,6 gram miliknya raib dibawa pelaku.
Peristiwa bermula sekitar pukul 15.00 WIB, ketika suami korban, Obet, berpapasan dengan pelaku di depan rumah. Pria tersebut bersikap ramah dan mengaku ingin mengajak mengambil sembako gratis di depan Pasar Ciplak.
Awalnya Obet yang hendak ikut, namun pelaku mengatakan sembako tersebut hanya untuk ibu-ibu.
“Ibu saja yang ikut, karena yang bagi sembako gratis Bu Haji,” ucap pelaku meyakinkan.
Tanpa curiga, Ria korban pun menuruti ajakan pelaku. Tak lama kemudian, korban diduga dihipnotis di sekitar rumahnya. Ia kehilangan kesadaran dan baru siuman di daerah Papan Mas, Tambun, dalam kondisi bingung dan gelang emas di tangannya sudah tidak ada.

Hingga sekitar pukul 17.00 WIB, Ria tak kunjung pulang. Suaminya bersama beberapa warga panik dan mulai mencari karena korban sudah sekitar dua jam tak ada kabar.
Sekitar pukul 16.00 WIB, seorang driver ojek online bernama Firman (35) menemukan korban di dekat Masjid Al-Muhajirin, Papan Mas Tambun.
“Saya lagi mangkal di dekat masjid bersama teman2. Ibu itu datang jalan kaki, wajahnya pucat, bilang baru kena hipnotis, terus minta diantar pulang ke Cipinang Muara,” kata Firman.
Pelaku disebut berjenis kelamin laki-laki, berambut pendek, berkulit sawo matang, bertubuh sedang, dan mengendarai motor matik.
Warga sekitar kini diminta lebih waspada terhadap modus pembagian sembako gratis yang dilakukan oleh orang tak dikenal.
“Jangan mudah percaya kalau ada yang mengaku bagi-bagi sembako tanpa jelas asal-usulnya,” ujar salah satu warga. (Aft)














Komentar