DPR Jadi Saksi! IKM Resmi Dikukuhkan, Andre Rosiade Siap Satukan Kekuatan Perantau Minang

Headline, Nasional165 Dilihat

Jakarta (IndonesiaXpos) –  Suasana Gedung Nusantara IV DPR/MPR RI, Sabtu (11/4/2026), terasa berbeda. Ribuan semangat perantau Minang seolah menyatu dalam satu momen penting: pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Keluarga Minang (IKM) periode 2025–2030.

Di bawah komando Ketua Umum Andre Rosiade, prosesi berlangsung khidmat namun penuh energi kebersamaan. Didampingi Sekretaris Jenderal Braditi Maulevey, pengukuhan ini menjadi titik awal konsolidasi besar organisasi perantau Minangkabau.

Deretan tokoh nasional, kepala daerah, hingga pengurus IKM dari berbagai penjuru tanah air turut hadir. Kehadiran mereka bukan sekadar seremoni, tetapi simbol kuat bahwa IKM siap melangkah lebih jauh.

Dalam pidatonya, Andre langsung menggebrak. Ia menegaskan bahwa IKM tak boleh hanya menjadi wadah silaturahmi semata, melainkan harus tampil sebagai kekuatan nyata yang bergerak.

“IKM harus jadi rumah besar yang hidup. Bukan hanya berkumpul, tapi melahirkan gagasan dan aksi nyata untuk kemajuan bersama,” tegasnya penuh semangat.

Andre juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, sinergi antara perantau, pemerintah, dan dunia usaha menjadi kunci untuk membawa IKM ke level yang lebih strategis.

Senada dengan itu, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyebut IKM sebagai kekuatan besar yang tak bisa dipandang sebelah mata. Ia menilai semangat persatuan perantau Minang adalah energi luar biasa.

“Ini bukan sekadar organisasi, ini kekuatan sosial. Kalau dirajut dengan baik, dampaknya akan terasa untuk Sumatera Barat bahkan Indonesia,” ujarnya. Mahyeldi memastikan pintu kolaborasi terbuka lebar.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kata dia, siap bersinergi dengan IKM dalam berbagai sektor strategis, mulai dari ekonomi hingga pendidikan.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan erat antara ranah dan rantau agar tak hanya sebatas emosional, tetapi juga produktif dan berdampak nyata.
“Kita ingin hubungan ini saling menguatkan dan membawa manfaat konkret,” tambahnya.

Momen ini juga semakin semarak dengan kehadiran sejumlah tokoh, seperti Raffi Ahmad, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Wakil Menteri Afriansyah Noor, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung, hingga tokoh BUMN Dony Oskaria.

Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan penegasan bahwa perantau Minangkabau adalah kekuatan besar—bukan hanya penjaga budaya, tetapi juga motor penggerak ekonomi dan pembangunan bangsa.

Kini, dengan kepengurusan baru, IKM membawa harapan besar: menyatukan potensi, menguatkan jaringan, dan melangkah bersama untuk masa depan yang lebih maju. (*)

Komentar