118 Nihongo Partners Siap Sebar Semangat Belajar Bahasa Jepang ke Seluruh Indonesia

Headline, Pendidikan629 Dilihat

Jakarta, Indonesiaxpos – Sebanyak 118 Mitra Bahasa Jepang atau Nihongo Partners (NP) resmi dilepas untuk mengajar dan mendampingi pelajaran bahasa Jepang di sekolah-sekolah menengah di berbagai wilayah Indonesia. Upacara penyambutan gelombang ke-22 ini digelar The Japan Foundation di Jakarta, Selasa (12/8/2025), sebagai langkah mempererat hubungan budaya dan pendidikan antara Indonesia dan Jepang.

Berdasarkan keterangan resmi yang dirilis Rabu (13/8/2025), program ini telah berlangsung sejak 2014 bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dan sejak 2023 juga menggandeng Kementerian Agama. Tujuannya adalah mendukung pembelajaran bahasa Jepang di SMA/SMK/MA/MAK di seluruh Indonesia, sekaligus memperkenalkan budaya Jepang secara langsung kepada para siswa.

Hingga kini, lebih dari 3.000 NP telah dikirim ke berbagai negara Asia, dengan Indonesia menjadi penerima terbanyak. Total kumulatifnya sudah melampaui 1.000 NP yang bertugas di berbagai daerah. Tahun ini, program dibagi menjadi dua gelombang—gelombang 22 dan 23—yang totalnya mencapai 118 orang dan terbagi lagi dalam empat kelompok (A dan B) pada masing-masing gelombang.

Mereka akan mengajar di berbagai wilayah, mulai dari Jabodetabek (21 orang), Sumatera Utara (7), Sumatera Barat (7), Lampung (3), Jawa Barat (22), Jawa Tengah (12), DIY (4), Jawa Timur (21), Bali (8), NTB (3), Sulawesi Utara (6), hingga Sulawesi Selatan (4). Masa tugas mereka berlangsung hingga Maret 2026.

Para NP gelombang 22A yang ditempatkan di wilayah Jabodetabek akan langsung memulai kegiatan di sekolah masing-masing setelah upacara penyambutan. Mereka akan menjadi mitra bagi guru-guru bahasa Jepang, membantu dalam pelajaran, latihan percakapan, hingga mengenalkan berbagai aspek budaya Jepang.

Selain mengajar, para NP juga diharapkan dapat mempelajari bahasa dan budaya Indonesia secara langsung, lalu membagikan pengalaman tersebut setelah kembali ke Jepang. “Nantinya setiap NP akan menjadi duta budaya yang mewakili Jepang di daerah penugasan mereka,” ujar perwakilan The Japan Foundation.

Upacara penyambutan ini turut dihadiri perwakilan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen RI, perwakilan Direktorat KSKK Madrasah Kemenag RI, perwakilan Kementerian Sekretariat Negara RI, serta perwakilan Kedutaan Besar Jepang di Indonesia. ***

Komentar