UMKM Naik Kelas, Koperasi Makin Kuat! Pemuda ICMI Dorong Inovasi dan Kolaborasi Bisnis

Headline, Nasional53 Dilihat

JAKARTA (IndonesiaXpos) – Pemuda Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (Pemuda ICMI) menggelar Seminar Nasional Pemberdayaan UMKM dan Koperasi dengan mengusung tema “Bergerak Bersama, Tumbuh Berdaya: Transformasi UMKM dan Koperasi Menuju Ekonomi Mandiri, Inovatif, dan Berdaya Saing.”

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Pemuda ICMI untuk mendorong pelaku usaha agar semakin inovatif, memperluas jaringan bisnis, dan meningkatkan daya saing di tengah perkembangan ekonomi yang dinamis.

Seminar berlangsung pada Minggu, 25 Oktober 2026, pukul 08.00–15.00 WIB, di Gedung Pertemuan Lantai III ICMI Center, Kalibata, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut diikuti oleh 50 peserta dari kalangan pelaku UMKM, koperasi, dan berbagai unsur masyarakat.

Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Ibu Hj. Evita Wari, Ketua Departemen UMKM, Koperasi, dan Ekonomi Partai Hanura; Prof. Dr. H. Sarji Ahmad Bisri, S.H., M.Pd., M.M., Dewan Pakar Partai Hanura sekaligus Ketua Panitia Seminar; serta Ketua Umum Harakah Badan Koordinasi Mubalig se-Indonesia (BAKOMUBIN), Dr. H. Nur Raihan, S.H.I., M.H., M.A. Hadir pula perwakilan dari berbagai lembaga dan organisasi kemasyarakatan.

Hadirkan Empat Narasumber Kompeten

Seminar ini menghadirkan empat narasumber yang membahas pengembangan usaha, inovasi, pembiayaan, dan strategi membangun kesuksesan bisnis.

Prof. Dr. Ir. Hermanto Siregar, M.Ec. membahas peluang usaha serta pengembangan UMKM dan koperasi. Materi ini memberikan perspektif mengenai pentingnya penguatan kapasitas usaha agar mampu tumbuh secara berkelanjutan.

Selanjutnya, Roni Nugraha, S.Si., M.Sc., Ph.D. menyampaikan materi mengenai inovasi teknologi hasil perairan. Inovasi tersebut menjadi salah satu peluang untuk meningkatkan nilai tambah produk dan membuka potensi usaha baru.

Akhmad Albaasithu membahas strategi pembiayaan dan penguatan UMKM, termasuk pentingnya akses terhadap dukungan pembiayaan untuk membantu pelaku usaha mengembangkan bisnisnya.

Sementara itu, Coach Adam Rose dari SR12 membawakan materi bertajuk “Jangan Tunggu Sukses untuk Memulai: Strategi Membangun Kesuksesan dari Sekarang.” Materi tersebut mendorong peserta agar berani memulai, konsisten mengembangkan usaha, dan mampu melihat peluang di tengah tantangan.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang seminar. Para peserta mengikuti pemaparan materi dengan penuh perhatian dan menunjukkan ketertarikan terhadap berbagai topik yang disampaikan narasumber, mulai dari pengembangan UMKM dan koperasi, inovasi produk, hingga strategi pembiayaan dan penguatan bisnis. Antusiasme tersebut mencerminkan besarnya kebutuhan pelaku usaha terhadap pengetahuan, wawasan, dan peluang kolaborasi untuk mengembangkan usaha agar semakin maju dan berdaya saing.

KOIN Jalin Kolaborasi dengan Pelaku Bisnis

Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah pengenalan Kolaborasi Inkubator Bisnis Indonesia (KOIN) serta penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara KOIN dan pelaku bisnis.

Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun ekosistem pendampingan usaha, memperluas jejaring, serta membuka peluang kemitraan bagi UMKM dan koperasi. Melalui kerja sama yang berkelanjutan, pelaku usaha diharapkan memperoleh dukungan untuk mengembangkan produk, memperkuat strategi bisnis, dan memperluas akses pasar.

Selain seminar dan agenda kerja sama, kegiatan ini juga menghadirkan stan UMKM sebagai ruang promosi produk dan pengenalan usaha kepada peserta. Kehadiran stan tersebut memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk, memperluas jaringan, serta menjajaki peluang kerja sama.

Sarji: Perkuat Kapasitas dan Daya Saing UMKM

Ketua Panitia Seminar, Prof. Dr. H. Sarji Ahmad Bisri, S.H., M.Pd., M.M., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kapasitas UMKM dan koperasi melalui peningkatan pengetahuan, inovasi, serta perluasan jaringan bisnis.

Ia berharap seminar dan kolaborasi yang dibangun dapat memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha, sehingga mereka mampu mengembangkan bisnis secara lebih terarah, meningkatkan kualitas produk, dan memperkuat daya saing.

Seminar tersebut juga diharapkan menjadi ruang kolaborasi bagi pelaku UMKM, koperasi, pemerintah, akademisi, dan organisasi kemasyarakatan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Pemuda ICMI mendorong agar penguatan UMKM dan koperasi tidak berhenti pada diskusi, tetapi dilanjutkan dengan langkah nyata melalui inovasi, pendampingan, perluasan akses pasar, dan kemitraan bisnis.

Semangat “Bergerak Bersama, Tumbuh Berdaya” menjadi pesan utama bahwa kolaborasi antarpemangku kepentingan merupakan salah satu langkah penting untuk mendorong UMKM dan koperasi semakin mandiri, inovatif, serta berdaya saing. (Fitro)

Komentar