Semarak HUT ke-60 KAHMI, 29 Tim Berebut Piala Wamenag di Universitas Sahid

Headline, Olahraga64 Dilihat

Jakarta (IndonesiaXpos)— Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) berkolaborasi dengan Persatuan Tenis Meja (PTM) Insan Cita dan Universitas Sahid Jakarta menggelar Open Turnamen Tenis Meja, memperebutkan Piala Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Syafi’i dalam rangka Milad ke-60 KAHMI.

Turnamen ini diselenggarakan pada 29–30 Agustus 2026 di kampus Universitas Sahid yang berlokasi di Jalan Prof. Dr. Soepomo No. 84, Tebet, Jakarta Selatan, dengan maksud dan tujuan untuk membangkitkan kembali prestasi tenis meja nasional.

Kegiatan yang berlangsung meriah ini dibuka langsung oleh Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI sekaligus Ketua Presidium MN KAHMI, Prof. Dr. Romo H.R. Muhammad Syafi’i, S.H., M.Hum (Romo Syafi’i), Sabtu (29/8/2026).

Selain Romo Syafi’i acara pembukaan tersebut juga dihadiri oleh, Rektor Universitas Sahid Prof. Dr. Ir. Giyatmi, M.Si, Mantan Menpora pada era Presiden SBY, Sekaligus Ketua Dewan Pembina Persatuan Tenis Meja (PTM) Insan Cita, Andi Mallarangeng, Kakanda Abdullah Mansyur, Syaiful Bahri DPRD dari Prov.Banten, Ketua Panitia Pelaksana Hafidzuddin, Zainal Abidin, Furqan Buchari dan tim panitia lanya, para tokoh nasional dan para senior dilingkungan KAHMI, serta para peserta dan tamu undangan lainnya.

Turnamen Tenis Meja memperebutkan pila Wamenag ini diikuti oleh 29 Team peserta dari berbagai kalangan, mulai dari klub persatuan tenis meja, lembaga/instansi pemerintah, para professional, hingga masyarakat umum yang antusias untuk ikut memperebutkan gelar juara dan piala Wamenag. Selain itu juga digelar perlombaan antar anggota KAHMI. Kategori yang dilombakan : Beregu (Single – Double – Single).

*Gelorakan Semangat Silaturahmi, Kolaborasi dan Kebersamaan*

Dalam sambutan pembukaannya, Romo Syafi’i menyampaikan bahwa turnamen Tenis Meja ini bukan sekadar ajang kompetisi olahraga untuk mengejar kemenangan semata, melainkan sarana mempererat tali silaturahmi dan menjaga kebugaran jasmani.

“Olahraga tenis meja adalah ajang yang sangat baik untuk melatih kecermatan, ketangkasan, sekaligus memperkuat rasa persaudaraan antarwarga KAHMI dan masyarakat luas,” ujar Romo Syafi’i di hadapan para peserta.

Beliau juga menambahkan bahwa olahraga memiliki nilai persatuan yang kuat tanpa memandang latar belakang, sejalan dengan nilai-nilai kebangsaan yang terus diperjuangkan oleh KAHMI.

*Rangkaian Semarak Milad ke-60 KAHMI*

Turnamen tenis meja memperebutkan piala Wamenag ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan menyambut milad ke-60 KAHMI, dengan berbagai kegiatan sosial, akademis, dan kebudayaan di seluruh Indonesia, dimana puncak perayaannya akan diisi dengan symposium nasional.

Di usia KAHMI yang memasuki 60 tahun ini, lanjut Romo Syafi’i, kita ingin terus menebarkan energi positif, melaui berbagai rangkaian kegiatan seperti ini untuk menggaungkan bahwa KAHMI masih ada, kita akan menunjukan jati dirinya pada publik bahwa silaturahmi, kolaborasi melalui peran KAHMI untuk kedaulatan bangsa dalam mewujudkan masyarakat adil dan makmur.

Disisi lain, Rektor Universitas Sahid, Prof. Dr. Ir. Giyatmi, M.Si menyambut hangat kepercayaan yang diberikannya sebagai tuan rumah penyelenggaraan ajang bergengsi ini. Antusiame dan dukungan dari Universitas Sahid Jakarta begitu besar.

“Fasilitas aula perpustakaan kampus ini disulap menjadi sarana olah raga, area pertandingan yang representatif untuk menampung puluhan meja pertandingan yang berjalan secara simultan, semoga kegiatan ini berjalan lancar,”Ungkap Ir.Giyatmi, Rektor Universitas Sahid Jakarta.

Acara pembukaan ditandai secara simbolis dengan pemukulan bola pertama (serve) oleh Romo Syafi’i melawan Andi Mallarangeng, selaku Ketua Dewan Pembina Persatuan Tenis Meja (PTM) Insan Cita, yang disambut tepuk tangan riuh dari para peserta dan penonton yang hadir.

Pertandingan dijadwalkan berlangsung selama dua hari hingga Sabtu – Minggu untuk menentukan para pemenang. (Fitro)

Komentar