Sang Pangeran Perdamaian Prince Dr. Damien Dematra, Warisan Perdamaian yang Tak Pernah Berhenti

Headline, Nasional53 Dilihat

Jakarta (IndonesiaXpos) – Memasuki satu tahun kepergian Prince Dr. Damien Dematra pada 27 April 2025, dunia kembali mengenang sosok tokoh perdamaian yang telah meninggalkan catatan sejarah melalui nilai dan gerakan yang terus memberikan dampak signifikan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Sosok yang dikenal luas dengan julukan “Prince of Peace” ini tercatat mencetak sejarah dengan diraihnya 16 nominasi Nobel Peace Prize, sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan kontribusinya yang berkelanjutan terhadap perdamaian, toleransi, dan kemanusiaan global bahkan setelah beliau berpulang.

Penghargaan dan apresiasi terhadap kiprah beliau tidak berhenti. Pada November lalu, beliau dianugerahi Medal of Tolerance, sebuah penghargaan bergengsi atas komitmennya dalam mempromosikan nilai toleransi, dialog lintas agama, dan harmoni antarbudaya.

Selain itu, penghargaan Man of the Year serta gelar “Prince of Peace” juga dianugerahkan sebagai bentuk penghormatan atas kontribusinya yang tetap signifikan bahkan setelah wafatnya. Hal ini semakin memperkuat bahwa gagasan dan inisiatif yang beliau rintis telah menjadi bagian dari catatan sejarah perdamaian dunia yang terus relevan dan berdampak nyata.

Hingga akhir hayatnya, Prince Dr. Damien Dematra secara konsisten menggaungkan pesan perdamaian dan toleransi. Beliau menghembuskan napas terakhirnya di Bali pada 27 April 2025, satu hari sebelum peluncuran Golden Rule Interfaith Youth Conference, sebuah konferensi pemuda lintas agama yang diinisiasinya untuk memperkuat kolaborasi dan saling pengertian antarumat beragama.

Kepergian beliau meninggalkan duka mendalam bagi berbagai kalangan. Penghormatan atas kepergian beliau diawali dengan Deklarasi Perdamaian oleh berbagai kerajaan Bali yang dipimpin oleh Puri Agung Klungkung.

Hingga hari ini, ribuan pemuda lintas agama terus mengenang dan mendoakan beliau sesuai dengan keyakinan masing-masing. Para tokoh agama, pemimpin nasional dan internasional, perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa, serta berbagai kerajaan Nusantara turut menyampaikan penghormatan atas dedikasinya dalam membangun jembatan dialog dan persaudaraan.

Prince KPAA Dr. Damien Dematra dikenal sebagai tokoh multitalenta dan visioner. Selain sebagai aktivis perdamaian, beliau juga merupakan sutradara film, novelis, penulis naskah, produser, fotografer internasional, serta pelukis. Profil dan karya-karyanya telah dipublikasikan oleh berbagai media internasional ternama seperti Time Magazine, CNN, dan berbagai media global lainnya.

Sepanjang hidupnya, beliau menerima lebih dari 700 penghargaan nasional dan internasional serta memegang 13 rekor dunia di berbagai bidang kreatif dan produktivitas. Ia telah menulis 101 novel dalam dua bahasa, menghasilkan 81 film dan skenario televisi, serta memproduksi 48 film layar lebar. Sebagai pelukis, beliau menciptakan ribuan karya, termasuk 365 lukisan dalam satu tahun, dan menerima penghargaan Lifetime Achievement Award dari Amerika Serikat.

Di tingkat global, beliau mendirikan Dewan Perdamaian & Kebudayaan Dunia serta menggagas Peace20 sebagai inisiatif yang berupaya berkontribusi dalam forum G20 melalui pendekatan budaya dan kemanusiaan.
Peace20 telah diselenggarakan di India, Brasil, dan Indonesia, serta berlanjut ke Afrika Selatan.

Bersama Visions of Peace Initiative (VOPI), beliau juga memprakarsai berbagai gerakan perdamaian yang diluncurkan di forum internasional, termasuk di Perserikatan Bangsa-Bangsa, New York.

Beliau juga memprakarsai Hari Perdamaian Nusantara dan Hari Kebudayaan Internasional bersama berbagai raja, sultan, keluarga kerajaan, serta Dewan Kebudayaan Nusantara. Dukungan lintas kerajaan dan istana di dalam maupun luar negeri menunjukkan bahwa gerakan perdamaian yang beliau bangun telah menjadi bagian dari sejarah kolektif yang terus berkembang.

Meskipun secara fisik telah berpulang, gerakan, konferensi, dan inisiatif yang beliau bangun terus berjalan dan berkembang lintas negara. Golden Rule Interfaith Youth Conference yang digagasnya mendapatkan dukungan penuh dari Perserikatan Bangsa-Bangsa dan terus berlangsung. Pameran lukisan karya-karya beliau terus diselenggarakan, buku biografi beliau “Prince of Prince: Prince Dr. Damien Dematra” diluncurkan bertepatan dengan Hari Perdamaian Dunia, serta film bertema toleransi “Dancing with the Gods” dipersembahkan untuk mengenang Sang Pangeran Perdamaian.

Karya dan kiprah beliau bukan hanya merupakan catatan sejarah, melainkan fondasi yang terus bertumbuh dan memberikan dampak yang signifikan. Melalui karya, dialog, dan kolaborasi internasional yang terus berlangsung, semangat Prince Dr. Damien Dematra tetap hadir menjadi inspirasi bagi dunia yang lebih harmonis dan lebih baik. (*/fit)

Komentar