Jakarta, Indonesiaxpos –
Hari Raya Idul Adha kembali menghadirkan suasana penuh haru dan kebersamaan di tengah warga RW 02 Cipinang Muara, Jakarta Timur. Sejak matahari belum tinggi, halaman Mushola Al Ikhlas di Jl. Pembina 1 telah dipenuhi warga yang datang dengan semangat gotong royong untuk menyaksikan dan berpartisipasi dalam pemotongan hewan qurban, Sabtu (7/6).
Gema takbir menggema syahdu di antara tawa anak-anak dan kesibukan para panitia. Warga dari berbagai kalangan turut andil dari pemuda, bapak-bapak, hingga relawan ibu-ibu semua bersatu demi kelancaran kegiatan yang menjadi simbol keikhlasan dan persaudaraan ini.
Tahun ini, Mushola Al Ikhlas menyembelih 4 ekor sapi dan 4 ekor kambing, hasil qurban kolektif dari warga RT 012, 014, dan 015.

“Alhamdulillah, antusiasme warga sungguh luar biasa. Semua ini lahir dari semangat kebersamaan dan kepedulian sesama. Ini bukan sekadar ibadah, tapi juga bukti nyata dari persatuan warga,” ujar Ustad Muhammad Taufik Mursani (Ustad ATM) selaku Ketua Panitia qurban.
Pelaksanaan qurban ini didukung oleh sekitar 40 orang panitia. Namun, siapa saja yang ingin membantu tetap diberi kesempatan luas, sesuai dengan semangat kegiatan ini yang mengangkat tema: “Ikhlas Berqurban, Rela Berkorban.”
“Yang berqurban ikhlas, dan yang bekerja pun rela berkorban. Semua saling melengkapi demi niat ibadah dan keberkahan bersama,” lanjut Ustad ATM.
Proses penyembelihan berlangsung tertib dan sesuai syariat Islam, dengan memperhatikan aspek kesehatan, kebersihan, serta keamanan di lokasi. Dukungan juga datang dari warga RT 014 yang menyediakan konsumsi untuk para panitia dan relawan sebuah wujud kepedulian yang memperkuat rasa kekeluargaan.

“InsyaAllah, daging qurban ini akan kami salurkan kepada yang berhak. Kami ingin kebahagiaan Idul Adha ini menyentuh semua lapisan,” tambahnya.
Distribusi daging difokuskan kepada warga RT 012, 014, 015, serta masyarakat sekitar yang membutuhkan. Semua dilakukan secara tertib dan transparan agar tepat sasaran.
Warga pun menyambut kegiatan ini dengan penuh semangat. Selain sebagai ibadah, momen ini menjadi ajang silaturahmi dan penguat solidaritas antarwarga.
“Seru banget! Bisa kumpul-kumpul dan bantu-bantu. Rasanya adem di hati karena semuanya ikhlas,” ungkap Tiara, Nila, dan Dewi warga sekitar.

Panitia berharap di tahun-tahun mendatang semakin banyak warga yang bisa berpartisipasi dalam qurban, baik sebagai pequrban maupun relawan.
“Mudah-mudahan tahun depan yang belum berqurban bisa ikut berqurban, dan yang sudah berqurban tahun ini tetap diberi rezeki serta keikhlasan untuk berqurban lagi di tahun berikutnya,” tutup Ustad ATM.
Dengan semangat berbagi, keikhlasan, dan gotong royong, pelaksanaan qurban di Mushola Al Ikhlas tahun ini tak hanya menjadi rutinitas tahunan, tapi juga pengingat akan nilai-nilai luhur dalam kehidupan bermasyarakat. Ikhlas berqurban, rela berkorban demi ridha Allah dan kemaslahatan bersama. (Afit)








Komentar