Langkah Strategis Indonesia–Korea Selatan, Vivi Sandra Putri Ditunjuk Vice President INGO GUCA untuk Perluas Jejaring Global

Headline, Nasional128 Dilihat

Jakarta (IndonesiaXpos) – Dalam upaya memperkuat hubungan kerja sama antara Indonesia dan Korea Selatan, Vivi Sandra Putri resmi ditunjuk sebagai Vice President World Central Headquarters Global Union of Culture & Artists (INGO GUCA), sebuah organisasi non-pemerintah internasional yang berkantor pusat di Korea Selatan dan bergerak dalam pengembangan kerja sama budaya, seni, serta jejaring global.

Kemitraan Strategis Wang Jimin dan Vivi Sandra Putri
Siap Perkuat Ekosistem Bisnis dan Budaya Indonesia–Korea Selatan

Penunjukan tersebut menjadi momentum penting dalam mendorong kolaborasi yang lebih luas antara Indonesia dan Korea Selatan, tidak hanya di bidang kebudayaan, tetapi juga mencakup sektor bisnis, investasi, ekonomi kreatif, dan penguatan jejaring internasional.

Indonesia, sebagai salah satu kekuatan ekonomi terbesar di kawasan ASEAN, dinilai memiliki potensi strategis untuk menjadi mitra utama dalam berbagai inisiatif lintas negara yang diinisiasi oleh INGO GUCA.

Sejalan dengan penunjukan tersebut, saat ini tengah dilakukan penjajakan di sejumlah daerah di Indonesia untuk menentukan lokasi terbaik penyelenggaraan B2B Trade Expo yang direncanakan berlangsung selama tiga hari pada periode akhir 2026 hingga 2027.

Forum bisnis berskala internasional ini dirancang untuk mempertemukan para pelaku usaha, investor, pengambil kebijakan, serta pemimpin industri dari berbagai negara guna membuka peluang investasi, memperluas akses pasar, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang saling menguntungkan melalui kerja sama lintas batas.

Penunjukan Vivi Sandra Putri sebagai Vice President World Central Headquarters INGO GUCA menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan dan kolaborasi antara Indonesia dan Korea Selatan.

Kerja sama yang dibangun tidak hanya berfokus pada bidang kebudayaan, tetapi juga mencakup sektor bisnis, investasi, ekonomi kreatif, serta pengembangan jejaring internasional.

Sebagai salah satu negara dengan perekonomian terbesar di kawasan ASEAN, Indonesia dinilai memiliki posisi strategis untuk menjadi mitra utama dalam berbagai inisiatif lintas negara yang diinisiasi oleh INGO GUCA. Melalui kolaborasi ini, diharapkan terbuka lebih banyak peluang kerja sama yang mampu memberikan manfaat nyata bagi kedua negara.

Sejalan dengan penunjukan tersebut, saat ini tengah dilakukan penjajakan di sejumlah daerah di Indonesia untuk menentukan lokasi terbaik penyelenggaraan B2B Trade Expo yang direncanakan berlangsung selama tiga hari pada periode akhir 2026 hingga 2027. Forum bisnis internasional ini dirancang untuk mempertemukan pelaku usaha, investor, pengambil kebijakan, dan pemimpin industri dari berbagai negara guna membuka peluang investasi, memperluas akses pasar, serta mendorong pertumbuhan ekonomi melalui kemitraan lintas batas.

Persiapan B2B Trade Expo di Indonesia

Sebagai program awal dari aliansi strategis ini, penyelenggara tengah mempersiapkan penyelenggaraan pameran dagang eksklusif bertajuk B2B Trade Expo. Kegiatan tersebut akan menghadirkan perusahaan-perusahaan Korea Selatan dan mempertemukan mereka dengan calon mitra bisnis potensial di Indonesia.

Lokasi penyelenggaraan masih dalam tahap kajian. Sejumlah kota di Indonesia sedang dievaluasi berdasarkan kesiapan infrastruktur, aksesibilitas, serta ketersediaan fasilitas perhotelan berstandar internasional guna memastikan penyelenggaraan expo berjalan optimal.

Selain itu, penjajakan juga dilakukan dengan berbagai pemangku kepentingan terkait dengan beberapa instansi terkait untuk mendukung terciptanya pertemuan bisnis yang efektif antara pembeli industri yang telah terverifikasi dengan berbagai teknologi dan inovasi unggulan dari Korea Selatan.

Penguatan Pertukaran Budaya Indonesia–Korea Selatan

Di bidang kebudayaan, kerja sama ini akan memperkuat pertukaran budaya dua arah antara Indonesia dan Korea Selatan. Salah satu program yang direncanakan adalah menghadirkan grup K-POP serta berbagai tim seni pertunjukan profesional Korea Selatan untuk tampil di Indonesia melalui skema pertunjukan dan festival budaya.

Sebaliknya, kelompok seni pertunjukan terbaik Indonesia juga akan memperoleh kesempatan untuk tampil di Korea Selatan sebagai bagian dari promosi budaya Indonesia di tingkat internasional. Program ini diharapkan tidak hanya mempererat hubungan antarmasyarakat kedua negara, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi pelaku industri kreatif.

Seluruh program pertukaran budaya tersebut akan dikelola melalui koordinasi antara INGO GUCA dan SHOW JM Co., Ltd. bersama COLOR OF INDONESIA (YAYASAN WARNA BUDAYA INDONESIA), dengan tujuan menjadikan seni pertunjukan sebagai instrumen diplomasi budaya sekaligus penggerak ekonomi kreatif.

Keterlibatan Indonesia dalam GUCA UNESCO Festival 2027
Kerja sama ini juga membuka peluang bagi pelaku usaha Indonesia untuk berpartisipasi dalam GUCA UNESCO Festival 2027 yang akan diselenggarakan di Korea Selatan pada Maret hingga April 2027.

Dalam rangkaian festival tersebut, direncanakan pula penyelenggaraan B2B Trade Fair, yang akan mempertemukan produsen Indonesia dengan pembeli potensial dari Korea Selatan. Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses pasar produk Indonesia serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang saling menguntungkan bagi kedua negara.

Kerja Sama Teknologi Lingkungan dan Wisata Medis

Selain sektor budaya dan perdagangan, aliansi ini juga menjajaki peluang kerja sama dalam bidang teknologi lingkungan.
Fokus utamanya meliputi pengembangan teknologi pengolahan limbah industri serta solusi infrastruktur ramah lingkungan dari Korea Selatan yang dapat mendukung berbagai proyek pembangunan di Indonesia.

Di sisi lain, akan diperkenalkan pula layanan wisata medis Korea Selatan yang menyasar masyarakat Indonesia. Program ini diharapkan dapat memperluas akses terhadap layanan kesehatan internasional sekaligus memperkuat hubungan antara kedua negara.

Sebagai bentuk legitimasi atas penunjukan tersebut, INGO GUCA World Central Headquarters telah menerbitkan sertifikat pengangkatan resmi kepada Vivi Sandra Putri sebagai Vice President organisasi tersebut.

(*/fit)